Padang, fakta hukum nasional – Tiga puluh lima tahun berlalu sejak meninggalkan bangku SMA. Namun, kenangan masa putih abu-abu ternyata tak mudah hilang. Jarak dan waktu justru mempertemukan kembali para alumni dalam suasana penuh keakraban.
Hal itu terlihat dalam Reuni 35 Tahun IKASMANLI Angkatan 1991 SMAN 5 Padang yang digelar di Hotel Padang, Minggu (20/9/2026). Para alumni datang dari berbagai daerah, mulai dari Sumatera Barat, Jambi, Riau, Batam, Jakarta, hingga Selangor, Malaysia.
Mengusung tema “Bersama dalam Kenangan, Bersatu dalam Kebanggaan. Basamo Mangko Kabajadi”, reuni tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mengenang perjalanan 35 tahun para alumni sejak menyelesaikan pendidikan di SMAN 5 Padang.
Suasana hangat langsung terasa saat para alumni kembali bertemu. Cerita masa sekolah, canda, dan tawa yang sempat terpisah selama puluhan tahun kembali hadir dalam satu pertemuan.
Ketua Panitia Reuni 35 Tahun IKASMANLI ’91, Eko Muhardi, mengatakan reuni tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri karena dapat mempertemukan kembali teman-teman sekolah setelah 35 tahun berpisah.
“Reuni ini bukan sekadar berkumpul, tetapi menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan melepas rasa kangen. Kita kembali mengenang masa-masa sekolah yang penuh cerita dan kenangan,” ujar Eko.
Menurutnya, suksesnya kegiatan tersebut tidak terlepas dari kekompakan dan kebersamaan seluruh alumni. Karena itu, Eko menyampaikan apresiasi kepada seluruh alumni yang ikut berkontribusi dalam menyukseskan reuni.
“Terima kasih atas kekompakan dan kebersamaan seluruh teman-teman alumni. Tanpa kebersamaan, tentu kegiatan ini tidak akan bisa terlaksana dengan baik,” katanya.
Reuni tersebut turut dihadiri Ketua IKASMANLI A ’91, Zulhardi Z Latif, SH, MM, Ketua IKASMANLI periode 2026–2031, Defri Nasli, SH, MH, serta Kepala SMAN 5 Padang, Walmukminin, M.Pd.
Zulhardi Z Latif mengapresiasi pelaksanaan Reuni 35 Tahun IKASMANLI A ’91. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam menjaga hubungan dan silaturahmi antarsesama alumni.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga hubungan kekeluargaan di antara alumni tetap terjaga meski telah puluhan tahun meninggalkan bangku sekolah.
Sementara itu, Ketua IKASMANLI periode 2026–2031, Defri Nasli, mengaku bangga melihat kekompakan alumni angkatan 1991 yang masih terjaga setelah 35 tahun.
“Semoga kekompakan ini terus terjaga dan dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan almamater ke depan,” ujarnya.
Menurut Defri, semangat kebersamaan alumni diharapkan tidak berhenti pada kegiatan reuni. Lebih dari itu, kekompakan tersebut dapat menjadi kekuatan untuk bersama-sama memberikan kontribusi bagi kemajuan SMAN 5 Padang.
Apresiasi juga disampaikan Kepala SMAN 5 Padang, Walmukminin, M.Pd. Ia menilai alumni angkatan 1991 masih menunjukkan kekompakan yang luar biasa meski telah 35 tahun meninggalkan bangku sekolah.
“Alumni angkatan 1991 memang keren. Sejak saya menjabat sebagai kepala sekolah di SMAN 5 Padang, baru kali ini alumni mengadakan acara reuni seperti ini,” ungkapnya.
Walmukminin berharap hubungan antara alumni dan sekolah terus terjalin. Menurutnya, kontribusi alumni untuk almamater dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk kegiatan yang melibatkan alumni dan sekolah.
Kemeriahan reuni semakin terasa dengan berbagai penampilan yang disiapkan panitia. Tari pasambahan, dance, solo song hingga pembagian doorprize membuat suasana pertemuan semakin semarak.
Canda dan tawa pun pecah ketika para alumni kembali mengenang kisah-kisah masa sekolah. Mereka yang dahulu duduk bersama di bangku kelas, setelah 35 tahun kembali dipertemukan dalam suasana penuh kekeluargaan.
Reuni 35 Tahun IKASMANLI ’91 akhirnya bukan sekadar perayaan perjalanan waktu. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa sejauh apa pun alumni melangkah dan di mana pun berada, SMAN 5 Padang tetap menjadi bagian penting dari perjalanan hidup yang menyatukan mereka.(rel)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar